Miskin yang Kaya

11 10 2008

… Anda adalah orang yang kaya…

Apakah kemiskinan? Negara umumnya dikategorikan miskin atau tidaknya dari pendapatan perkapita. Dengan demikian, definisi kemiskinanpun diukur dengan banyaknya penghasilan yang dimiliki. Definisi kemiskinan ini yang menjadi tolok ukur gaji pegawai terendah pada tiap wilayah kabupaten di Indonesia yang sering diistilahkan dengan UMR (upah minimum regional). Pajak juga diukur dengan pendapat seseorang. Yang bergaji lebih dari 1 juta / bulannya, mulai dikenakan pajak.

Pertanyaannya…, apakah benar definisi tersebut?

Saya mempunyai pemikiran yang lain.

Bagi saya, miskin tidaknya diukur dari memberi dan menerima. Siapa yang memberi…, dia kaya dan siapa yang menerima…, dia miskin.

Bagaimanakah maksudnya? 

Saya akan uraikan dalam bentuk cerita.

Adalah seorang anak di Indonesia yang bernama Ujang. Si Ujang ini seorang yatim piatu, memang dia punya peninggalan harta orang-tua, tapi itu tidaklah seberapa. Untuk menghidupi dirinya, ia menjadi pengangkut belanjaan ibu-ibu yang berbelanja di pasar. Sedikit memang penghasilannya, namun itu sudah lebih dari cukup untuk makan sehari-hari. Ia sudah putus sekolah namun masih membiayai seorang adiknya yang masih sekolah.

Sang adik yang masih kecil itu, sadar sesungguhnya bahwa mereka itu sangatlah miskin dan sering menjadi bahan tertawaan dan ejekan anak-anak lainnya. Tetapi dalam pergumulan sang adik, dia berpikir lain lagi. Sang adik punya kelebihan atau karunia untuk mendengarkan keluhan teman-temannya. Sehingga kalau ada temannya yang mengalami masalah, dia bersedia untuk mendengar dan memberikan saran-saran yang sangat berharga bagi teman-temannya. Lama kelamaan ia semakin disukai oleh banyak anak-anak dan menjadi sandaran bagi orang yang sedang kesusahan untuk berbagi cerita.

Suatu hari sang adik berkata kepada kakaknya: “Kak…, ternyata saya tidak miskin.”

Sang kakak bingung…, kemudian bertanya kenapa adiknya berkata demikian. 

Sang adik menimpali: “Kak, saya memang tidak punya uang, tapi saya punya sesuatu yang bisa saya berikan kepada orang lain…, saya bisa mendengarkan keluhan mereka dan memberikan saran-saran berharga yang menguatkan mereka ketika dalam kesusahan. Saya ternyata tidak miskin, karena saya dapat memberi“.

Sengaja saya berikan bold (huruf tebal) yang menjadi point utama dari definisi ulang mengenai kaya-miskin.

Kaya adalah kalau anda memberi.

Miskin adalah kalau anda menerima.

Seorang yang kaya raya, pengusaha sukses, konglomerat, tetapi masih saja “memeras” pegawainya yang miskin, itu artinya ia masih mengambil. Dia tidak lagi memberi, tapi sudah mengambil atau menerima. Pengusaha tersebut dapat dikategorikan seorang yang miskin. Meskipun ia sudah kaya raya…, namun sesungguhnya ia sangat miskin…, karena masih saja mengambil dan mengambil.

Seseorang yang tidak punya apapun…, jikalau ia memberi dan memberi, meskipun tidak dalam bentuk uang, dapat kita kategorikan sebagai orang kaya.

Apakah sesungguhnya arti dari kaya dan miskin?

Saudaraku…, hidup kita didunia ini hanyalah sementara. Kaitkanlah hidup dalam kesementaraan ini dengan kekekalan di Sorga. Allah demikian kaya melimpah, maka kekayaan Sorgawi akan menjadi milik kita.

Kalau anda banyak memberi di dunia ini, maka Allah adalah Allah yang adil, maka anda adalah seorang yang kaya, tentu saja kekayaan sorga menjadi kekayaan anda.

Kalau anda banyak mengambil di dunia ini, maka anda adalah seorang yang miskin dan di akhirat nanti anda akan benar-benar miskin, sesuai dengan hidup anda ketika di dunia. Anda tidak akan memiliki kekayaan kerajaan sorga.

Indonesia memang dalam keadaan kesulitan keuangan yang berat. Tapi bukan hanya Indonesia, resesi juga menghinggapi dunia ini. Seluruh dunia sedang berkeluh kesah. Semua sedang dalam kesulitan.

Ingatlah saudaraku…, anda tetap kaya.., karena anda punya kekayaan lain yang tidak bisa diukur dengan uang. Peganglah kekayaan itu untuk menatap hari esok dengan lebih baik lagi. Bantulah kesulitan yang bangsa kita sedang alami ini dengan kekayaan anda. Tidak diperlukan harta melimpah untuk membangun indonesia ini, karena sesungguhnya seluruh rakyat indonesia tidaklah miskin.

Anda bisa memberikan senyuman manis anda kepada setiap orang yang lewat, keramah-tamahan anda kepada tetangga anda, ucapan selamat pagi, atau sore setiap anda pergi atau pulang kantor.

Saudaraku…, berikanlah kekayaan yang anda miliki kepada orang lain…

Saya memimpikan…, jikalau seluruh rakyat indonesia saling memberikan keramah-tamahan, memberi senyuman, maka kita akan cepat keluar dari kesulitan.

Sama seperti kesedihan mudah menyebar…, demikian juga dengan kesukacitaan.

Energi anda dan seluruh rakyat Indonesia tidak lagi diarahkan kepada kesedihan, kesulitan, tapi energi positif berupa sukacita ini, dapat meningkatkan produktifitas kerja setiap orang. Perhatikanlah seseorang yang melamun, tidak bekerja dan hanya merenungi nasib dan bermalas diri…, seluruh potensinya akan hancur dengan perlahan. Tidak ada lagi kepercayaan diri.

Tapi kalau seluruh rakyat bergairah dalam hidup, maka produktifitas nasionalpun akan meningkat dan kita dengan mudah akan melalui krisis ini.

Pertanyaannya sekarang, bagaimanakah kondisi anda yang sesungguhnya saat ini?

Apakah anda kaya atau miskin?

Iklan

Aksi

Information

41 responses

15 10 2008
Noval Rifani

Duch…!!!!sangat menyentuh sekali mas artikelnya….
Benar sekali kata mas td,,biar pun pengusaha sukses ato ap kalau msih saja memeras pegawainya tetap saja miskin biarpun dia org kaya,kaya seharusnya memberi,berbagi…
Malah lebih kaya si miskin daripda pengusaha yg sukses kalau msih saja memeras pegawainya, biarpun miskin dan memberi bukan berupa uang,tetapi tenaga,pendapat,saran,dll..itu bsa disebut kaya..

15 10 2008
imankristen

Thanks, kiranya Tuhan memberkati kehidupan anda juga.

Salam.

15 10 2008
Mihael "D.B." Ellinsworth

Apakah kaya harus dilihat dari uang ? Apakah miskin bisa dilihat dari hati ? Relatif bukan, seperti yang saya jelaskan dalam kontemplasi tulisan saya. 😀

Dan saya tidak pasang link blog. Saya berusaha untuk memakai etika. *Digebuk* :mrgreen:

15 10 2008
imankristen

He he he…

Thanks untuk kehadirannya…

Terganggu ya dengan link saya…

Saya biasanya kasih link kalau memang cocok dengan salah satu tulisan saya, selebihnya ngak buat link.

Btw, anda mau buat link disini juga ndak apa kok…

Salam.

17 10 2008
doelsoehono

walah saya sangat stj ama mas Noval
cuma saya nambahin tanya aja ah biar mut > orang yang kaya itu yang gimana sih
simbah bilang Hidup kaya Mati masuk surga ……..

salam

18 10 2008
fatamorgana

Setuju! Kaya adalah memberi. Miskin adalah menerima. Makanya, jangan malas memberi agar kita selalu merasa kaya.

18 10 2008
imankristen

Thanks atas kehadirannya.

Terimakasih atas pendapat anda tersebut.

Salam.

18 10 2008
Elys Welt

kaya hati 🙂

18 10 2008
imankristen

Terima kasih atas kehadirannya..

Yes…, kaya hati…

Salam.

19 10 2008
Animemymouse

kayanya habis mbaca novel Laskar Pelangi nih…… 🙂

19 10 2008
imankristen

Wah…, terlalu memuji nih…

Salam.

20 10 2008
hariadhi

He he he…
Thanks untuk kehadirannya…
Terganggu ya dengan link saya…
Saya biasanya kasih link kalau memang cocok dengan salah satu tulisan saya, selebihnya ngak buat link.
Btw, anda mau buat link disini juga ndak apa kok…
Salam.

Sebenarnya lebih baik kalau mas sendiri saja yang bikin link dari blog ini ke blognya chaosregion. Nanti blognya otomatis melink balik ke blog ini kok. Lempar-lemparan trackback seperti itu lebih praktis.

Anyway, nice post

20 10 2008
imankristen

Thanks atas kehadirannya…

Tapi saya biasanya buat nofollow untuk di tulisan utama. Kalau di bagian komentar sih.., saya tidak pernah ada masalah. Kecuali benar-benar Spam yang otomatis punya.

Kalau yang buat kometar dan kasih link yang meskipun tidak seide dengan tulisan saya…, saya anggap itu sebagai “bonus” untuk mau “bersusah-payah” berkunjung ke blog saya.

Anyway…, thanks atas komentarnya.

Salam.

21 10 2008
*hari

sayangnya ukuran dunia itu pake uang. 😦

21 10 2008
zoel chaniago

hmmm kalau g’ ada yang miskin gimana ngukur kadar kaya nya 😀

21 10 2008
imankristen

Kaya karena memberi?

Tidak ada yang miskin…, ndak apa toh…

Jadinya ada di surga semua deh….

Salam.

26 10 2008
Rindu

Jiwa saya kaya … jika kaya ukuran dunia, saya tidak memiliki apa apa 🙂

26 10 2008
imankristen

Terima kasih atas kehadirannya…

Tidak mempunyai artinya mempunyai.

Mempunyai apa? Mempunyai ketidakpunyaan…

Ah…, filsafat lagi….

Salam manis untuk anda.

26 10 2008
Rizal

Artikel yang sungguh menarik, sebuah sudut pandang, sebuah konsep yang sungguh menarik dalam hal memandang ‘kaya – miskin’.

Saya ingin sedikit menanyakan pendapatnya nih, semoga boleh ya ^_^…, menurut mas… mana yang lebih baik :
1. Mother Theresa… yang memberikan pelayanan kasihnya kepada si miskin dari yang termiskin di Calcutta India (wanita ini memang tokoh yang luar biasa)
atau
2. Bill Gates yang mendermakan uangnya untuk kemanusian dengan total nilai sebesar $1.000.000,- (Untuk pengobatan HIV AIDS). Beliau ini terkenal sebagai orang kaya paling dermawan didunia, dan dimasa pensiunnya.. dia sudah menyiapkan sebuah organisasi untuk kemanusiaan yang akan dia kelola bersama istrinya..

Umm… mungkin keduanya sama baiknya, tapi kalau harus memilih… kira – kira mas mau pilih yang mana ya?

^_^ jadi…. saya pikir, baik di dunia maupun untuk akhirat…. kita tetep harus berjuang sekuat tenaga untuk mencari ‘rizki’ yang bertebaran di muka bumi ini mas, ya tidak, tapi tetap dong… dengan cara yang bener gitu…

keramahan, senyuman atau lain-lain…. tidak cukup untuk mengeluarkan Indonesia dari kesulitan mas… tapi juga kita butuh kerja keras, masyarakat yang mendukung pemerintah secara utuh, dengan catatan… pemerintah kita juga diisi oleh orang – orang yang kompeten, memiliki etos kerja tinggi…. dan paling penting JUJUR (yang hampir mustahil didapat disaat ini)….

Cuma berpendapat aja mas.. mohon maaf sebelumnya.. thanks… BTW ini Artikel yang sangat menarik mas.

27 10 2008
imankristen

Terimakasih atas kehadirannya.

Keduanya sama baiknya. Yang terpenting “jangan mencintai”.
Jangan mencintai “kemiskinan” maupun “kekayaan”. Kekayaan dan kemiskinan berupa harta itu adalah “semu”.
Harta di bumi bisa dicuri, harta di Surga tidak pernah bisa hilang.

Kalau melihat mother Theresia, apakah dia miskin duniawi (uang)? Tidak saudaraku…, ia sangat kaya raya. Begitu banyak donatur yang memberikan donasi pada yayasannya.

Poin pentingnya adalah memberi, keduanya sama-sama kaya dalam memberi dan ternyata keduanya juga sama-sama kaya harta duniawi.

Salam.

29 10 2008
dhedhi

hohoho.. mantapz lah…
kerenz…
iya euy.. setuju,,,,
ada orang kaya yang ga berani memberi = miskin hati itu mah…
yah, walaupun kita punya duit banyak, teteup berbagi (lho, ini mah emg seharusnya hehheee)

3 11 2008
kosongan

hehehe ikutan ahhh
hehehe ini aku belon lulus neh mash merah,ambil remidi hahaha
aku lom baca artikel diatas ^^,iseng aja komentar tentang kaya dan miskin ^^
kenyataannya si miskin harus memberi pada sikaya untuk hidup kok^^
si kaya malah kebanyakan gak punya duit heheh yang ada utang dan keenangan
sedangkanmiskin meski gak punya uang tapi tidak ada utang ^^ jadi menurutku kaya dan miskin itu dilihat dari utangnya hahahahah yang banyak utang dia orang kaya,yang gak punya utng dia orang miskin hehehe
jangan diambil hati ya karena logika gak pakek otak alias iseng aja
seriusnya kaya dan miskin itu tidak ada hubungannya dengan uang dan hati karena itu semua ada di otak ^^
kalo orang bilang kaya di hati biasanya diamelihat tingkah laku orang yang diangga baik
kalo orang bilang kaya materi biasanya cuma lihatapayang bisa dinikmati dan kelihatan
kalo aku bilag kaya di otak itu maksutnya kaya dimana tidak lagi membutuhkan apapun dalam arti harus ada ^^ karena dia merasa udah punya semua ^^
meski dia miskin dan tidak bisa berbuat baik,tetapi dengan adanya kaya otak jadi dia tidak mau membebani otaknya dengan kemiskinan hehehehe jamin dia gak bakal kekurangan karena dia tidak ada kekuatiran hhehehehe asal jangan lalu diem diri aja -_- kontek yang aku bilang ini orang yang mau berusaha dengan mencukupkan diri ^^

@rizal
menurutku kedua2nya sama2 gak baik karena merelamemberi dri kelebian mereka hehehe yang baik itu ketika billgate mala bantuin orang cacat seharian penuh dan mather theresa bantu orang dengan duit yang dimiliki seuanya ^^ itu justru yang terbaik hahahahaha

5 11 2008
warmorning

saya ? sudah pasti kaya …

6 11 2008
lovepassword

Hik Hik. Bagus juga artikel ini. Kayaknya saya bisa nambah motto baru nih : Janganlah karena sedikit harta menghalangi manusia untuk memberi. Karena bukan cuma harta yang bisa diberikan. Janganlah ilmu yang terbatas membatasi kita untuk saling berbagi. Hik hik.
TOS.

15 11 2008
Pencari Kebenaran

Artikel yang menarik.

Memang kehidupan dunia ini fatamorgana, yang kita anggap benar belum tentu benar, begitu juga sebaliknya. Karena itu, kita butuh sesuatu yang mutlak dan lengkap kebenarannya sebagai pedoman hidup. Termasuk definisi miskin dan kaya, yang pada era modern (yg kebablasan dan kacau) identik dengan harta dan tahta. Kedua hal ini sepertinya membius sebagian besar manusia untuk berlomba-lomba ke sana.

Padahal, jika kita kembalikan pada eksistensi manusia, apa sih yang dicari? Saya yakin jawabannya adalah Kebahagiaan. Apalah artinya uang banyak tapi banyak masalah, apalah artinya posisi tinggi tapi hidup tidak tenang karena banyak persoalan yang dihadapi, apalah artinya posisi tinggi tapi tidak memegang amanat dan mendzolimi orang yang seharusnya dilindungi.

Artikel ini memberi alternatif definisi yang pantas dijadikan khazanah definisi miskin dan kaya. Dengan memberi, ada kepuasan batin. Dengan memberi, hidup kita lebih berarti dan bermakna. Dengan memberi, hidup kita lebih bermanfaat.

Terus berkarya. Salam kenal.

18 11 2008
Emanuel Setio Dewo

Mengapa harus ada dikotomi “kaya” dan “miskin”?
Menurut saya, Tuhan lebih melihat hati kita, bukan masalah “memberi” dan “menerima”, bukan masalah “kaya” dan “miskin.”

23 11 2008
gusthy

artikel ok bengeet !!!! jadi bahan bacaan yang menggugah hati…

10 12 2008
sigid

Bagus mas, saya paham maksudnya
Impian anda tentang saling memberi bisa saja jadi kenyataan jika kita setiap orang memulai dari diri sendiri.

Yuk, ikutan memulai … :mrgreen:

16 01 2009
neta

salam kenal om…
menyentuh banget tulisannya

1 04 2009
Ahmed Shahi Kusuma

Saya juga tergugah nih dengan Mas Imankristen sampai sering mampir ke sini, shalom mas !
Sya juga kasih komen ya… kemiskinan itu memang bisa diberantas dengan penyebaran kasih iman Kristen, misalnya lewat pembantain Hernas Cortez di Amerika Latin , atau penculikan anak-anak aborigin biar jadi umat Yesus. Shalom alaykhem lakha, Mas Iman Kristen !

8 07 2009
Hasil perolehan sementara tanggal 8 Juli 2009 « Haniifa

[…] on Award balasanKonyol on Award balasanhaniifa on Award balasanimankristen on […]

8 07 2009
Fietria

Ada award tuh dari haniifa.

20 07 2009
angga erlangga

Yo semangat buat jadi orang kaya… (harta) 🙂

Salam kenal… 😉

14 08 2009
parhobass
8 05 2010
Roy Rey

Numpang comment….

Nice….

15 10 2010
kontol yesus

duch…keren sekali dongengnya! salam! haleluya your mother fucker!!!

1 04 2011
Penghibur

@ImanKristen n semua Kristian

Saya dengan ini mengajak kamu ImanKristen & Rakan-Rakan untuk masuk ke dalam Islam, kerana ini adalah hak kamu sekalian. Islam adalah Rahmat Bagi Sekalian Alam.

Islam tidak datang hanya untuk umat Islam sahaja melainkan ia datang untuk sekalian alam termasuk kamu umat Kristian. Marilah kembali kepada Fitrah insan iaitu islam, sesungguhnya Allah swt Maha mengetahui segala isi hati.

Besar Mana Dosa Manusia, Maha Besar Lagi Pengampunan & Rahmat Allah swt, saya sangat gembira bertemu kamu ImanKristen & Rakan-Rakan, semoga Allah swt memilih kamu dan memberi hidayah-Nya kepada kamu.

Marilah bersaksi bahawa Tiada Tuhan Yang Disembah Selain Allah swt dan marilah bersaksi bahawa Nabi Muhammad saw adalah utusan-Nya.

“ISLAM SELURUH ALAM”

By, Penghibur

7 04 2011
Ibeng

Yang jelas… Adanya orang miskin karna adanya orang kaya,begitu juga sebaliknya.
Yang kaya jangan sombong and pelit.
Yang miskin gak usah berputus asa.

Nggak usah di dramatisir lha…

3 10 2011
ito andityo

orang yudas disalib disembah,, ndang tobat sebelum terlambat
AstagfiruLLAH,,
sebenernya, terserah anda mau nyampaikan apa, asal jangan HINA NABI MUHAMMAD S.A.W
mulutmu itu dijaga,,,
oke,, kalo gak terima email balik

1 08 2015
John

info yang sangat menarik, sepertinya harus dicoba 🙂 , Aerilyn

21 08 2015
Collette

Thanks for ones marvelous posting! I actually enjoyed reading
it, you can be a great author.I will make sure to bookmark your blog and will come back sometime soon. I want to
encourage yourself to continue your great
writing, have a nice weekend!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: